Sabtu, 14 Maret 2020

Orang asing

Hangat nya pudar, Entah kemana angin membawanya. Dingin. Riak nya pun terhenti. Yang tersisa hanya bayangan diri dalam genangan itu. Hening. Bahkan serangga pun takjub membisu. Sejak kapan kita menjadi asing?

Minggu, 01 Desember 2019

Alasan

Diamku bukan untuk menghindari mu. Diamku bukan juga karena pilu. Diamku hanya karena malu. Pada diri sendiri. Maupun pada waktu. Waktu saat kumengira bahwa kau juga tertarik padaku. Waktu saat kusadari itu semua semu. Waktu dimana aku benci melihat mu, tersenyum padaku. Kau, Sebenernya siapa? Berani sekali singgah begitu mudah. Dan pergi begitu cepat.

Sabtu, 26 Oktober 2019

Siapa?

Siang itu dia bernyanyi. Entah apa judulnya. Yang aku paham dari liriknya dia sedang jatuh cinta. Kepada siapa? Siapa gadis beruntung itu? Dan... Lagi lagi dia tersenyum kearahnya. Ah aku mengerti sekarang. Ini aku yang berlebihan atau memang sesakit ini?

Kamis, 26 September 2019

Malam

Ketika sunyi dalam gelap nya malam, aku tersadar. Kegelap bukan karena tidak adanya cahaya. Dan Kesunyian bukan karena tidak adanya kehidupan. Namun aku hanya tak sadar, bahwa bintang dan bass mu yang indah itu aku hiraukan.

Minggu, 22 September 2019

Soal cinta

Jika cinta itu mudah, mengapa sulit untuk terucap. Jika rindu itu hadir, mengapa enggan tuk bertemu. Jika kasih itu kau, mengapa pergi tanpa menyapa. Jika kisah itu aku, mengapa bertahan sekian lama.

Minggu, 26 Mei 2019

Comeback to me

So hard not to think about it As every step I take And heaven knows I'm trying But it gets awfully hard when your heart is this broken Visions of your lovely face As I awake I have this feeling That you're here and beside me, how silly of me, I know All the pain will go away, so I say that here I am again I gotta face another day, I'm so tired need you once again, baby How am I suppose to carry on I find myself sing in the same ols song If you hear me have it in your heart Please come back to me baby I'll be right here if you need someone If you hold another, I'll be moving on It's easy as I said Just hope that I could see the road :) How it's been so long It seems a lifetime passed This memory is the linger Soon as I think they have gone, They have made out too stronger It's so hard getting through a day when every move was made It was always you and I together It's hard to believe I'm lonely... Is there gonna be a day I can see the world make me better I know there has to be a way So, if you're listening, hear me out baby The one in a million Don't know how we've got so long I through it was so simple then now I know, How it goes, let it go Can there be a chance for you and i Before I really make up my mind How I miss you I never would hold you, I speaking deeply from my heart

Jumat, 17 Mei 2019

Pelangi yang tak kunjung pulang

Tempat ini sunyi. Sama seperti kita yang saling membisu. Entah apa yang telah terjadi. Hujan telah reda. Gemuruh telah usai. Namun kata seolah tak pernah tercipta. Bersembunyi menjauhi nada. Bahkan susunan kalimatpun telah sirna. Tak sisakan harap. Karena semua rantai telah kau rusak. Kemana perginya cerita tentang kita? Tidak, Maksudku kemana kau buang kenangan itu semua?

Jumat, 10 Mei 2019

Rain du

Aku suka hujan. Ketahuilah itu, Karena hujan seperti dirimu Gemricik suaranya yang selalu riang Harumnya yang sangat khas Suasana syahdu yang menggetarkan sebilah hati Serta indahnya pelangi yang kau ciptakan diakhir. Tapi aku membenci pelangi itu, karena ketika pelangi itu muncul, aku memahami bahwa kamu sudah tidak disini lagi bersamaku. Yang lebih tidak kusukai adalah angin.. Dia membawa mu menjauh, tanpa menyisakan pelangi untuk ku.

Rabu, 01 Mei 2019

Selisih paham

To. Alpha Tembok tebal ini bukan terbentuk dengan sendirinya, namun atas usaha kau dan aku. Kau membuatnya begitu jelas. Sehingga semakin giat ku membangunya. Sadar akan apa yang sedang kulakukan, kaupun malah ikut membangunnya, bukan berusaha menghancurkannya. Kau bilang inilah cara mengekspresikan rindumu yang tak ku gubris. Tunggu, kenapa kau berfikir seperti itu? Bukan, kau salah.. Itu yang ingin ku katakan. Aku menginginkan mu, hanya saja tunggu sampai ku membangun pintuku, hingga kau bisa masuk dengan layak dan hormat. Bukan bermaksud untuk memisahkan jarak antara kita. Jangan bilang kau berfikir aku sedang membangun tembok raksasa China yang begitu panjang

Kamis, 29 November 2018

Harapan

Semampuku kau akrab dengan senyum dan tawa.
Sebisaku kau tak pernah punya luka.
Dan sebisaku kau tak mengenal air mata selain bahagia.

Senin, 12 November 2018

Jamuan

Sepi, Sunyi. Apakah benar disini terdapat sebuah pesta? Pikirku. 'Hey' Seseorang memanggil. menghampiri dalam gelap. Suara langkahnya terhenti. Lampu ruangan menyala. Kosong. Tak nampak apapun disana. 'Kemarilah' Seruan itu semakin jelas. Berbalik mengikuti sumber suara. 'Ini pesta untuk anda' katanya. Sembari mengesap wine. Silahkan nikmati hidangannya. Dia tersenyum. terkejut. Aku mendapatkan hidangan yang tak ku inginkan. Hendak menolak, namun terkesan tidak sopan. Ahh apa yang harus kulakukan? Pada akhirnya. Kusantap itu sendirian. Siapa yang sudi menyantap hidangan ini? Rasa masam, pahit dan manis. Hanya aku yang bodoh inilah yang mau merasakannya. hanya aku sendiri.

Sabtu, 13 Oktober 2018

Dia

tak lelah kumemandang.
seseorang yang jauh disana.
yang sangat ku rundukan.
I said to god.
dialah orang yang slama ini ku kagumi.

Langit senja seperti dirimu.
Ombak lembut sedamai sikapmu.
Violet jiwamu.
Engkau yang buta disana .
Untukmu puisi ini ku tunjukan.

Sejujurnya saya selalu menuliskan pesan tersirat dalam beberapa puisi saya.. Hanya untuk kamu menyadarinya. Jikalau kau ingin tahu apa judul puisi ini. Cobalah tarik huruf pertama disetiap lariknya. Dan jika kau menemukan kata lainnya.. Sstt.. Itu cukup kamu yg tahu..




Jumat, 12 Oktober 2018

Rindu

Lelah ku mengejarmu di muka bumi ini.
Mungkin kan ku hampiri mu lewat langit malam.
Bersama rembulan dan bintang yang ikut gemas menertawakanku.
Mungkin kau asing di telinga muka bumi ini.
Tapi kau populer di langit angkasa.
Maafkan aku cinta..
Do'a ku telah membawa mu terlampau jauh kesana.


Kosan 220
Bandung, 28/03/18

Untuk mu

From. Me
To. Alpha

Hai,
Apa kabar?
Bukan, bukan tentang dirimu.
Tapi tentang mimpi-mimpi mu..
Apakah sudah kau raih?
Mimpi-mimpi yang selalu kau dengarkan padaku.
Tentang keindahan dan kebahagiaan.
Kesuksesan dan keberkahan.

Minggu, 07 Oktober 2018

puisi tentangku

Membiru jika ia di pagi hari
Menjingga saat petang menghampiri
Kau tampak semu di mata ini
Entah warna apa yang kau ciptakan
Yang kutahu
Kau adalah warnaku

.
.

Untuk saat ini
Hanya ada dua persoalan yang tak kupahami
Pertama, kenapa kau seperti itu?
Kedua, mengapa aku seperti ini?
Dan satu lagi persoalan yang sebenarnya belum terakurasi betul
Apakah kita sudah berakhir?

.
.

Rangkaian kata tanpa cerita
Disini kau berperan
Menjadi lelakon utama yang ku fokuskan
Haruskah aku mengakhirinya?
Tunggu..
Apa kita pernah memulainya?

.
.

Sulit untuk terucap lewat bibir ku
Namun wajib hukumnya kau ketahui
Bahwa tidak ada yang baik-baik saja pada diri ini
Kacau ketika kau hanya melintas didepanku
Belum lagi ketika kau tertawa pada gadis lain
Heeyy !!!!
Apakah aku tampak semu dimata mu?

.
.

Riuh bergema pada ruang ini
Sibuk bercerita ini dan itu
Terbahak bahkan tersedak
Kugenggam botol air yang baru saja kubeli
Semilir rindu merambat laun menuju telingaku
Sensor ini mengapa berfungsi kembali?
Bahkan aku mampu mendeteksi keberadaan mu
Hanya dengan tawa mu
Dari sekian jenis suara diruangan ini
Suara bass mu mampu menarik indra ku
Aahh, dia sedang bersama temannya di pojok sana

.
.

Tidak ada yang tahu apa rencananya
Kau jangan salahkan siapaun disini
Karena bukan anda atau saya yang menginginkannya
Cukup menjadi asing saja
Baiklah jika kau bersikap seperti itu

.
.

Pada akhirnya hanya aku sendiri yang terluka
Apa kau juga?

.
.

Gedung Kuliah Bersama (GKB)
Politeknik Negeri Bandung (polban)
Ruang 105
01/10/18
Untuk alpha